Minggu, 24 Mei 2009

Bisnis Percetakan Untuk Pemula

sumber : fraimarketing

Pertanyaan

Bp. Freddy Yth, Usaha apakah yang tepat untuk para pemula yang memiliki modal minim? Kami memiliki sedikit pengetahuan di bidang percetakan namun untuk berkembang tentunya perlu modal yang tidak sedikit, selaiin itu perlu diketahui kami juga masih bekerja di sebuah lab kesehatan dengan penghasilan yang kami rasa kurang untuk mencukupi kehidupan sehari-hari kami,dan terkadang oder cetakan yang kami dapatkan sedikit membantu pengeluaran kami..mohon saran dan terima kasih atas perhatiannya Wisnu


Jawaban:


Pengetahuan dasar yang wajib dimiliki untuk bisnis percetakan yang berhasil adalah pengetahuan di bidang seni grafis, pengetahuan mengenai percetakan serta pengetahuan mengenai pemasaran. Menurut saya pengetahuan ini sudah Anda miliki, dan merupakan modal yang sangat berharga untuk memulai terjun di bisnis ini. Beberapa contoh bisnis di bidang percetakan yang dapat dikembangkan adalah:

1. Pembuatan ID Card, member card, kartu pelajar, kartu mahasiswa. Strategi pemasaran yang dilakukan adalah mencermati jadwal tahun ajaran baru. Pelajari jadwal seluruh sekolah, lembaga pendidikan, instansi pemerintah dalam rekruitmen karyawan. Keseluruhan siswa baru, karyawan baru, mahasiswa baru memerlukan kartu identitas yang merupakan suatu keharusan dan harus dimiliki oleh setiap siswa sekolah. Contohnya, harga satu buah ID card sekitar Rp 5000 sampai dengan Rp 6000 per kartu. Sedangkan modal untuk pembuatan satu kartu maksimal Rp 1000. Dengan demikian kita akan memperoleh keuntungan per kartu sekitar Rp 4000 sampai Rp 5000. Investasi untuk pembuatan ID Card Rp 2 juta (sudah termasuk bonus kartu sebanyak 500 kartu). Alat investasi lainnya yang perlu dipersiapkan adalah seperangkat computer dengan printer.

2. Pembuatan spanduk, sablon, kaos, banner, untuk caleg, serta pemilu. Kartu undangan, amplop, company profile, memo, label, kop surat, buku, dan sebagainya.

Strategi pemasaran bisnis percetakan dimulai dari:

1. Buat contoh – contoh diatas berbagai dasar kertas, kain, kaos dan sebagainya untuk alat promosi. Calon pelanggan akan tertarik dengan melihat contoh – contoh yang kita berikan dalam memberikan penawaran. Misalnya, contoh kop surat, kartu id card, amplop, sertifikat, plakat, piagam, buku, company profile, kartu undangan, memo, label, baligho, banner, spanduk, kalender, nota, kwintansi, faktur.

2. Buatlah berbagai desain dengan berbagai ukuran dan warna

3. Setelah kita memiliki berbagai koleksi contoh – contoh dan desain tersebut di atas, mulailah kita tentukan terlebih dahulu target market pengguna jasa kita. Misalnya instansi pemerintah, gedung – gedung pertemuan untuk resepsi pernikahan. Biasanya pasangan yang ingin menikah jauh – jauh hari sudah melakukan pemesanan. Anda dapat mencatat daftar dan alamatnya, lalu hubungi dan berikan contoh berbagai kartu undangan. Calon legislative, partai politik, menjelang pemilu di tahun 2009 pesanan berbagai cetakan untuk atribut partai dipastikan akan melonjak drastic.

4. Seandainya kita sudah memperoleh oder, buatlah desain grafis menggunakan software program seperti CorelDraw, Free Hand, Adobe Photoshop dan sebagainya. Pelajari cara menggunakan software ini, dengan mempelajari help menu atau tutorialnya.

5. Bagi pemula bisnis percetakan, kita tidak perlu membeli semua peralatan yang dibutuhkan seperti mesin cetak offset, rekam master, setting computer, mesin potong kertas, computer, printer dan sebagainya. Kita dapat menggunakan jasa setting, cetak, potong yang sudah ada.

6. Cara perhitungan harga jual

Contoh: Pesanan kartu undangan dengan ukuran folio (21 x 33 cm), area cetak 20 x 32 cm. Menggunakan karton Tik atau karton Concord, satu plano berukuran 109 x 79 cm (tebal 260 gram) harga per lembar Rp 4000. Satu lembar plano dapat menghasilkan 11 lembar ukuran folio.

Harga/unit

Jumlah unit

Total (Rp)

Beli master

10000

2 lbr

20000

Beli karton

4000

91 lbr

364000

Beli Plastik

6000

10 pak

60000

Ongkos Setting

10000

2 lbr

20000

Ongkos cetak

4500

2 x (BB)

9000

Total Biaya

473000


Perincian biaya:

a. Biaya untuk membuat kartu undangan sebanyak 1000 lembar adalah Rp. 473000

b. Biaya transportasi Rp. 100000

c. Total biaya Rp 473000 + Rp 100000 = Rp 573000

d. Biaya per lembar = Rp 573000/1000 = Rp 573 per lembar

Seandainya kita tentukan harga jual per lembar Rp 1000, berarti keuntungan yang akan diperoleh adalah sebesar Rp 1 juta – Rp 573000 = Rp 427000

Memulai bisnis percetakan dapat dilakukan dengan modal nol yaitu mulai dari mencari order cetakan di tempat pelanggan yang membutuhkan seperti, sekolah, kantor, gedung pertemuan, partai politik, teman, tetangga, saudara dan sebagainya. Sedikit demi sedikit pendapatan yang diperoleh ditabung untuk investasi. Insya Allah akan menjadi bisnis yang besar.

salam

27 komentar:

  1. Mas mau tanya2 donk..boleh kan???artikel2nya bagus2 bgt, dari tadi saya baca-baca...:-)

    yang mau saya tanyakan.
    yang namanya ongkos cetak itu apa ya???kalo percetakan menerima ongkos cetak, berarti yang kita kasih ke percetakannya itu yang pasti kertas dan proof kan??? tapi datanya berupa film, atau plat ya mas yang kita kasih??

    kalau kita kasih film, berarti kita harus beli plat di percetakan itu ya???

    terima kasih sebelumnya....

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. artikel yang sangat bagus untuk para calon wirausahawan di dunia percetakan. Semoga semakin banyak para penggiat di bisnis ini sehingga mampu mengembangkan roda perekonomian bangsa ini. :)
    kunjungi situs kami percetakan

    BalasHapus
  4. Sangat informatif...Sukses untuk semua.
    Ingin kerjasama dan saling menguntungkan, kunjungi kami http://percetakan-24jam.blogspot.com/

    BalasHapus
  5. like this,,.
    tapi kalau saya punya keahliannya di bidang desain grafis,, gambar..
    lalu,, saya hanya punya modal 3-4 juta,,
    apa yang harus saya lakukan,,?
    mohon bimbingannya,,.!!!

    BalasHapus
  6. mas mau tanya,
    kira kira kertas buat bikin stiker yang paling bagus merk apa ya?
    trus harganya berapa?

    BalasHapus
  7. Jawaban dari Pemilik Blog Untuk Para Komentator:

    Nopianto:

    Terima Kasih atas kunjungannya

    Ongkos Cetak
    adalah biaya untuk mesin cetak. Jadi dalam menentukan harga percetakan, misal BROSUR, walaupun kita pemilik percetakan, juga harus dihitung tersendiri, berapa biaya mencetak untuk mesin tersebut. Contoh untuk mesin toko 820 yang kecil, ongkos cetak 1 rim bahan hvs untuk 1 warna dan 1 muka adalah Rp 4.000.

    Yang kedua, ya betul.

    Tergantung, ada percetakan yang menyediakan plat ada juga yang tidak. Kalau percetakan yang tidak menyediakan plat, berarti fil kita buta plat dulu. Dan ada percetakan yang khusus untuk buat film dan plat saja.

    Demikin. Semoga membantu

    BalasHapus
  8. Jawaban dari Pemilik Blog Untuk Para Komentator:

    Azka Pratama Print:

    Terima Kasih atas kunjungannya

    Master bisa berarti Plat yang akan dinaikkan ke mesin cetak. Kemudian bahan kertasnya.

    Demikian

    BalasHapus
  9. Jawaban dari Pemilik Blog Untuk Para Komentator:

    Percetakan Termurah:

    Terima Kasih atas kunjungan dan apresiasinya.
    Insya Allah kami akan mengunjungi situs Anda.

    Salam

    BalasHapus
  10. awaban dari Pemilik Blog Untuk Para Komentator:

    http://percetakan-24jam.blogspot.com/:

    Thank's ya atas kunjungannya,...Insya Allah nanti mampi ke situs Anda.

    Bye

    BalasHapus
  11. Jawaban dari Pemilik Blog Untuk Para Komentator:

    Fal:

    Terima Kasih atas kunjungannya..

    Keahlian Anda di bidang design grafis dapat dimanfaatkan untuk membuka jasa setting percetakan. Bukalah di daerah percetakan, kalau di Bandung di Jl. Pagarsih dan Jl. Pungkur. Di sana kan banyak percetakan, nah di sana anda bisa membuka jasa setting percetakan....Soalnya bisnis percetakan itu unik, tidak setiap pemilik percetakan mempunyai karyawan khusus untuk setting,...juga banyak yang bisnis di bidang percetakan yang tidak punya apa-apa, dia hanya punya order, nah disana jasa anda sangat dibutuhkan....dengan modal 3-4 juta, saya kira hanya cukup untuk beli komputer....untuk tempat kontrak belum....

    Thanks...semoga membantu

    BalasHapus
  12. Jawaban dari Pemilik Blog Untuk Para Komentator:

    Bayu-san Petualang:

    Terima Kasih atas kunjungannya

    Bahan sticker yang bagus adalah graptek. Harga Rp 16.000 perlembar. Ada juga yang Rp 23.000 perlembar...

    Semoga membantu.

    BalasHapus
  13. terima kasih atas informasi yang sangat berguna...
    saya mau tanya, berapa biaya untuk mendesain sebuah kartu nama, untuk mendesain sebuah undangan wedding...
    keahlian saya desain grafis.... tapi ga punya alat cetak....
    apakah bagus kalo kita cuma menerima desain saja... apakah ada prospek??
    terima kasih byk

    BalasHapus
  14. Jawaban dari Pemilik Blog Untuk Para Komentator:

    nie
    Thank's atas kunjungannya...

    Ada banyak orang sukses (melimpah secara materi) dari bisnis percetakan, yang tidak terpublish ke publik (teman-teman saya), dengan tidak punya apa-apa. Dalam artian, kesuksesan mereka tidak didukung oleh keahlian design dan infrastruktur mesin percetakan. Yang mereka punya hanya order cetakan dari para klien yang mereka miliki. Setelah itu, kemudian mereka design ke tukang design lalu dicetak atau di makloon ke orang-orang yang punya mesin percetakan.

    Saya kira, Anda sangat beruntung memiliki keahlian design grafis. Anda tinggal buka kantor di pinggir jalan lalu Anda buat spanduk "PERCETAKAN "nama usaha anda". Jalan deh.......kok gitu aja repot...hahahahaa

    sukses ya..

    BalasHapus
  15. mau tanya, mesin cetak merek dan tipe apa yg direkomendasikan untuk memulai bisnis percetakan?
    saya baca2 ada mesin dengan silinder 1 warna, ada yg 2 warna, dst, apakan itu berarti mesin tersebut cuman bisa cetak 1 warna saja atau 2 warna saja? mohon penjelsannya.
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menambahkan saja ya...Pemahaman anda sdh benar, jika anda memakai mesin cetak 1 warna maka otomatis hasilnya 1 warna. Lalu apa gak bisa dipakai cetak 2,3, sampai 4 warna? Jawaban saya, bisa...Tapi memang agak makan waktu krn setelah cetak warna ke-1 (yellow) maka anda bisa cuci bak tinta dan naik proses ke warna berikutnya Cyan, Magenta, Black.

      Dan biasanya juga akan dibutuhkan waktu agak lama untuk mengatur presisi dari warna-warna terusan hingga hasil sesuai dengan yg di harapkan.

      Jika boleh sarankan, kalau anda mau usaha percetakan media paper (kertas) ada baiknya tentukan dulu pasar produknya apa dan bagaimana. Contoh, jika anda mau fokus untuk cetak undangan 1-2 warna mungkin mesin offset toko dan stensillan cocok. Tapi jika masuk produk kemasan nasi kotak, kalender, buku, cover, dsb. Maka mesin 4 warna adalah solusinya. Semoga mencerahkan.

      Hapus
  16. Mia...

    yang dibutuhkan adalah:

    Mesin Toko 820
    Mesin Potong
    GTO 52 1 warna

    Itu saja
    Ma kasih...

    BalasHapus
  17. Mas Artiketlnya bagus banget sangat membantu dan saya Argono mau tanya kebetulan saya baru membangun penerbitan kira2 1 thn tetapi saya sebelumnya selalu mencetak keluar dan sudah saatnya saya ingin mencetak sendiri kira2 mesin apa yang cocok untuk bisnis saya dan saya hanya mencetak b/w saja untuk cover warna nanti saya ousourt ke luar mohon apa saja alat untuk penerbitan saya dan rekomendasinya mesin apa saja sebab saya bingung dengan ada banyak mesin toko 820 dan hamada 700 serta apa mesin potongnya dan kira2 estimasi biaya untuk membeli alat tersebut baik baru ataupun bekas berapa terima kasih atas jawabannya Argono 9250.9530

    BalasHapus
  18. motivasi bgus ne untuk yg mau mengawali bisnis di bidang percetakan, numpang share bos

    BalasHapus
  19. assalamu alaikum

    Mas saya di malang,apa punya teman/referensi agar saya bisa magang?

    BalasHapus
  20. alhamdulillah ne, saya sudah berjalan....
    bagi yg mau bermitra, bisa juga kunjungi blog saya.
    http://percetakan-semestagrafika.blogspot.com/

    BalasHapus
  21. mantep nih bisnis percetakan.. Modal yang cukup besar harus diperlukan.

    BalasHapus
  22. kunbalnya mas
    http://sinar-grafika.blogspot.com

    BalasHapus
  23. harus memilih mitra yang baik dan sesuai dengan kebutuhan kita sehingga menunjang bisnis anda, mungkin itu salah satunya, silakan kunjungi website kami mungkin bisa membantu tigerprinting

    BalasHapus
  24. wah saya jd semakin yakin dan mampu membuka usaha percetakan...... terima ksih atas masukannya masbro.....

    BalasHapus
  25. Jangan lupa untuk selalu minta "proof / Acc" hasil print awal master ke customer dulu. Jangan sampai semua bahan telah selesai cetak, akhirnya tidak diterima oleh customer karena masalah di design, warna atau formatnya tidak sesuai. Akhirnya bukan mendapat untung, tapi malah merugi. Usahakan juga untuk meminta DP dari customer, karena usaha percetakan tidak sama dengan usaha dagang yg lain. Bila dagang barang tidak diambil oleh customer, masih bisa dijual ke orang lain. Tapi kalau cetakan tidak diambil & dibayar oleh customer, larinya ke 'tong sampah'.
    Bisa cek harga cetakan disini sebagai perbandingan :)

    cetak murah

    BalasHapus